Kota Kupang (tajukberita.online) STIKes Maranatha Kupang dan Akademi Perawat Maranatha Groups menggelar pelantikan dan sumpah profesi Ners kepada 55 perawat dan 97 Bidan bertempat di aula STIKes Maranatha dan Akper Maranatha Groups Kupang, Sabtu (26/10/2019) sore.
Pengambilan sumpah perawat di lakukan oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Nusa Tenggara Timur melalui Waket Bidang Hubungan Antar Lembaga, sedangkan pengambilan sumpah untuk Bidan dilakukan oleh Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Nusa Tenggara Timur.
Untuk diketahui, pengambilan sumpah dan pelantikan profesi ini kepada 152 orang yakni 18 orang ners, 37 orang Ahli Madya Keperawatan STIKes Maranatha Kupang dan 97 orang Ahli Madya Akper Maranatha Groups Kupang.
Dalam sambutannya, Ketua DPW PPNI NTT melalui Waket Bidang Hubungan Antar Lembaga, Fransiskus S.Onggang,S.Kep,Ns, M.Sc mengatakan, sumpah profesi yang dilakukan pada sore hari ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang tenaga kesehatan. Karena itu setiap tenaga kesehatan harus menghayati dan melaksanakan sumpah janji yang telah diucapkan.
Lanjutnya, bila sudah menghayati pasti setiap tenaga kesehatan dapat menjalankan profesinya sesuai ke-5 SOP dan kode etik tenaga kesehatan.
"Sumpah profesi ini harus dilakukan karena salah satu syarat untuk mengurus surat tanda registrasi (STR) tenaga kesehatan harus melampirkan naskah sumpah profesi ini," jelas Frans.
Selanjutnya Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Nusa Tenggara Timur, Damida Palalangan, Amd. Keb, S.Km, M.Hum, mengatakan sumpah janji yang diikrarkan pada sore hari ini bukan akhir dari segalanya melainkan harus terus belajar mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian kompetensi pada tahun 2020 nanti.
"Rencananya bulan Maret tahun depan ujian kompetensinya diadakan. Jadi tolong persiapkan diri dari sekarang. Jika lulus, barulah resmi berpraktek sebagai Bidan," kata Damida
Sedangkan Ketua STIKes Maranatha Kupang, Mery L Fanggidae Tumeluk, SST.MPH mengatakan, perawat adalah profesi mulia karena itu harus dijalankan secara profesional.
"Kalian harus bangga menjadi seorang perawat. Jalankan profesi mulia ini sebagai sebuah panggilan hidup dalam melayani sesama," ungkap Mery
Lanjutnya, kalian adalah malaikat yang tak bersayap. Karena itu jadilah perpanjangan tangan STIKes dan Akper Maranatha Kupang kepada masyarakat.
"Kalian sudah disumpah dan dilantik. Tunjukanlah kualitas lewat pelayanan, sikap dan prilaku anda masyarakat," tambahnya.
Pantauan, tampak hadir Direktur Akper Maranatha Kupang, Ketua Dewan Pembina Maranatha Kupang, Ketua Yayasan Maranatha Kupang, Para Rohaniwan, Ketua DPD PPNI Kabupaten Kupang, Para Dosen STIKes dan Akper Maranatha Kupang, Civitas Academica STIKes dan Akper Maranatha Kupang serta tamu undangan lainnya. (Agus Kefi)
TONTON VIDEO BERIKUT



