Jogjakarta (Tajukberita.Online) Di era digitalisasi dalam menghadapi revolusi industri 4.0, perkembangan tekonologi harus jadi perhatian dunia pendidikan. Penyusunan kurikulum untuk menyiapkan SDM dalam rangka mendukung 4.0 melalui pembangunan pekerja profesi industri.
Secara garis besar, dunia pendidikan Indonesia juga memiliki tantangan untuk dapat merespons pasar tenaga kerja yang berubah akibat perkembangan teknologi.
Menurutnya, banyak terjadi pergeseran pekerjaan yang apabila tantangan ini mampu dihadapi akan justru membuka peluang-peluang lapangan pekerjaan baru. Untuk itu diperlukan adanya penyesuaian kurikulum yang benar-benar selaras dengan kebutuhan zaman.
Adanya perombakan kurikulum harus dilakukan karena pada era teknologi digital ini muncul berbagai jenis pekerjaan baru, di antaranya adalah profesi industrial scientist.
“Untuk itu tinjau ulang penyesuaian kurikulum (secara) besar-besaran, harus kita lakukan. Karena dunia sudah berubah sangat cepat ilmu pengetahuan ketrampilan sekarang ini mudah sekali usang, sehari dua hari saja sudah usang karena memang berkembangnya sangat cepat. Oleh karena itu harus di-update, harus di-upgrade, jangan terlambat,” katanya.
Selain kurikulum, Presiden juga meminta untuk diperbaiki yang berkaitan dengan kualitas guru, dengan sebuah aplikasi sistem yang mempercepat sehingga peningkatkan pemerataan kualitas pendidikan betul-betul dirasakan oleh murid-murid, anak-anak, dan pelajar-pelajar.
Perkembangan pendidikan di dunia tidak lepas dari adanya perkembangan dari revolusi industri yang terjadi pada saat ini, karena secara tidak langsung perubahan tatanan pada ekonomi turut merubah tatanan pendidikan di suatu negara. Dampak Revolusi Industri 4.0 terhadap Pendidikan di Indonesia pada era modern ini, informasi dan teknologi mempengaruhi aktivitas sekolah dengan sangat masif.
Pendidikan mengalami disrupsi yang sangat hebat sekali. Peran guru yang selama ini sebagai satu-satunya penyedia ilmu pengetahuan sedikit banyak bergeser menjauh darinya. Di masa mendatang, peran dan kehadiran guru di ruang kelas akan semakin menantang dan membutuhkan kreativitas yang sangat tinggi.
Sistem pendidikan membutuhkan gerakan kebaruan untuk merespon era industri 4.0. Era digitalisasi suatu keharusan Kurikulum Pendidikan berbasis Industri 4.0.”, ujar Cepu Supriyanto Pemilik sekaligus Pemred WWW.JOKOWIBEKERJA.ID dan WWW.INFOKABINET.ID di Jogjakarta, 31 Oktober 2019. (*/Oscar)


