Notification

×

Beri Pembekalan Kepada Prajurit TNI, Koramil 1604-01/Kupang Gelar Giat Pendayagunaan Koramil Model TA. 2020

Rabu | Maret 18, 2020 WIB Last Updated 2020-03-18T00:51:31Z

Kupang-NTT (Tajukberita.Onlone) Koramil 1604-01/Kupang mengadakan kegiatan Pendayagunaan Koramil model Tahun anggaran 2020 guna meningkatkan profesionalisme dan memberikan pembekalan kepada prajurit TNI terutama Babinsa yang akan bertugas di lapangan, bertempat di Makoramil 1604-01 Kupang, Selasa (17/03/2020).


Kegiatan Pendayagunaan Koramil model Koramil 1604-01/Kupang TA. 2020 dibuka langsung oleh Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Syaiful Rahman, S.Sos yang di wakili oleh Kasiter Korem 161/ Wira sakti, Kolonel Inf Abdullah Jamali, S.I.P.


Turut memberikan pemateri pada hari pertama dalam kegiatan ini yakni dari BPBD Kota Kupang dan dari Camat Kelapa Lima yang diwakili oleh Kasie Trantib serta Kapolsek Kelapa Lima.

Kepada wartawan media ini, Dandramil 1604-01 Kupang, Mayor Inf Harjito, S.Pd mengatakan bahwa Kegiatan Pemberdayaan Koramil Model merupakan upaya mewujudkan kemampuan aparat kewilayahan, untuk melaksanakan fungsinya dalam rangka meningkatkan kemampuan  pelaksanaan tugas pembinaan teritorial dilapangan.

Koramil 01 Kupang merupakan Koramil Model Kodim 1604 Kupang, merupakan bagian dari satuan pelaksana komando kewilayahan dan sebagai ujung tombak pelaksana pembinaan wilayah, disamping melaksanakan tugas pokoknya.

Koramil model juga bertugas menyelenggarakan pembekalan pelatihan, bagi prajurit yang baru masuk ke satuan Kowil, sebagai bekal melaksanakan tugasnya dilapangan selaku Babinsa. Koramil model juga menjadi contoh bagi Koramil lainnya baik dalam rangka pembinaan teritorial, maupun pembinaan satuan.

Sedangkan untuk mempercepat peningkatan pelaksanaan pembinaan teritorial, oleh seluruh aparat teritorial atau babinsa di daerah, diperlukan peningkatan ketrampilan seluruh aparat komando kewilayahan.

Untuk itu Koramil Model harus didayagunakan untuk menatar, serta memberikan tuntutan kepada aparat komando kewilayahan yang ada, maupun personel yang baru masuk satuan komando kewilayahan.

"Tolak ukur keberhasilan dalam pendayagunaan Koramil model dapat terlihat dengan maksimalnya aparat teritorial atau Babinsa dalam melaksanakan pembinaan teritorial," ungkap Danramil Harjito.

Lebih lanjut di katakan Danramil Harjito, Kegiatan ini akan di laksanakan selama 5 hari. 2 hari dilakukan pembekalan di Makoramil sedangkan 3 hari di lakukan praktek dan pelatihan langsung di lapangan. (Oscar)