Notification

×

Tingkatkan Standar Mutu Pembelajaran, PB PGRI Gelar Seminar dan Workshop E-Learning di Kupang

Senin | Maret 16, 2020 WIB Last Updated 2020-03-16T15:49:28Z

Kupang-NTT (Tajukberita.Online) Teknologi Edukasi Transformatif Era Digital Revolusi Industri 4.0 guna meningkatkan standar mutu pembelajaran, Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Pusat menggelar seminar dan Workshop E-learning di Kota Kupang melibatkan para guru, kepala sekolah, pengawas sekolah beserta dosen se-Kota Kupang. Kegiatan ini di buka oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, bertempat di Hotel Pelangi pada Sabtu (14/03/2020) mulai dari pukul 08.00 -- 18.00 Wita.

Kegiatan seminar dan Workshop E-Learning dipercayakan oleh PB PGRI Pusat kepada PGRI Kota Kupang sebagai penyelenggara di NTT.

Pembicara pada seminar adalah Prof. Dr. Ir Wardiman Djojonegoro, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) RI serta 3 pemateri dari Sekjen IG TIK PGRI, yakni Wijaya Kusumah, M.Pd, Ka. Diklat IG TIK PGRI, Wiwin Sabayanti, S.Pd., ST dan Sri Sugiastuty, M.Pd, serta ketua panitia, Davit R.E Selan., S.E, M.M, Rektor UPG45 NTT.


Ketua PGRI Kota Kupang, Aplunia Dethan, S.Pd., M.Pd dalam sekapur sirihnya menyampaikan beberapa hal
dengan motto Guru Bisa, Guru Hebat, Guru Bangga, dan Katong Bisa.

Ia pun mengatakan bahwa kegiatan ini memang sangat menarik bagi para peserta.

"Bagaimana bisa menarik? peserta di ajar bagaimana membuat YouTube dan blog. Tujuannya adalah dalam pembelajaran peserta mampu membuat bahan ajar dengan program yang menarik minat siswa dalam belajar dan tentu saja akan meningkatkan motivasi dalam pembelajaran," tegas Nia Dethan.

Lebih lanjut dikatan, Jika guru mampu membuat youtube maka proses pembelajaran menjadi mudah dan minat belajar pasti meningkat alias siswa  belajar aktif, kreatif dan efektif, mudah dan terkontrol. Ini sangat luar biasa hebatnya para pengajar.

PGRI kota kupang merasa hal ini penting dan sangat besar manfaatnya bagi para pengajar di NTT. Dalam sambutannya, Aplunia Dethan yang selalu di sapa Ibu Nia menyemangati
para peserta dengan kata "Ayo, katong bisa".

Diakhir sambutannya, Nia Dethan meyampaikan terima kasih kepada sahabatnya, Om Jay cs, yang telah berbagi ilmu pengetahuan dan keterampilan sebagai youtuber dan blogger.

"Semoga jangan jenuh datang ke kota kupang, kota kasih bila ibu Nia Dethan Ketua PGRI Kota Kupang meminta bantuan untuk kembali melatih para guru di waktu yang akan datang", ungkap Nia.

Nia Dethan berpesan bila dilain waktu ada undangan dari PGRI Kota Kupang untuk kegiatan pelatihan, workshop, bimtek atau kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan diri guru, langsung daftarkan diri dan bergabung saja.

"Hidup Guru, Hidup Guru. Salam solid dan solidaritas. Yes! ". Pungkas Aplonia Dethan mengakhiri sambutanya. (Tim)