Notification

×

JCI Chapter Kupang Safari Ramadhan, Salurkan Sembako Bagi Anak Yatim Terdampak Covid-19 di Tesbatan

Minggu | Mei 17, 2020 WIB Last Updated 2020-05-17T11:31:16Z

Kupang-NTT (Tajukberita.Online) Juventus Club Indonesia (JCI) Chapter Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan Safari Ramadhan dengan memberikan donasi bantuan berupa sembilan bahan pokok (Sembako) bagi anak yatim piatu yang terdampak pendemi Covid-19 di Pondok Pesatren Terdiatul Mualafin Teandira Desa Tesbatan, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang,

Hal ini diungkapkan oleh Ketua JCI Cabang Kupang, Johansia Pratama Abbas kepada awak media di Kupang, Minggu (17/5/2020).

Johansia Pratama Abbas atau biasa di sapa Johan menjelaskan bahwa JCI Chapter Kupang adalah wadah yang menghimpun para pecinta club sepakbola Juventus.

Johan melanjutkan, saat ini kami yang tergabung dalam wadah pecinta club sepak bola, melakukan kegiatan sosial kolektif pengumpulan sumbangan sembako dan donasi secara sukarela untuk bisa membantu saudara kita yang terdampak pendemi Covid-19.

"Bantuan sembako yang telah kami siapkan akan diberikan bagi 30 anak yatim piatu yang berada di Pondok Pesatren Terdiatul Mualafin Teandira, Desa Tesbatan, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang. Itu berupa beras, minyak goreng, gula pasir, makanan kaleng dan mie instan," katanya.

Lebih lanjut dikatakan Johan, selain sumbangan sembako, Kami juga memberikan bantuan masker sebagai salah satu bentuk perhatian dan mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah, wajib menggunakan masker dalam melakukan berbagai kegiatan selama masa pendemi Covid-19.

“Jadi selain sembako, kami juga memberikan masker, agar dalam beraktivitas tetap menjaga protokol kesehatan sesuai imbauan pemerintah,” ungkap Johan Abbas.

Bantuan sosial ini baru gelombang pertama dan akan di lakukan lagi gelombang ke dua dengan fokus pada sasaran internal atau anggota JCI Chapter Kupang yang akibat pendemi Covid-19 sehingga di rumahkan atau mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari masing-masing perusahaan tempat mereka bekerja. Pungkas Johansia Pratama Abbas menutup pernyataan nya. (Oscar)