Kupang-NTT, TBO -- Dalam rangka mencegah penyebaran Covid -19 yabg semakin meningkat, Dandim 1604/Kupang Letkol Arh Abraham Kalelo, S.Sos yang diwakili oleh Pasi Intel Kodim 1604/Kupang Mayor Inf Mohammad Haryono menghadiri acara Rapat Evaluasi tingkat penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat di Kabupaten Kupang bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Kupang Jln. Timor Raya Km. 36 Kelurahan Naibonat Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang, Jum'at (26-02-2020).
Rapat Evaluasi tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe yang diikuti kurang lebih 55 orang. Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain. Wakil Bupati Kupang Dandim 1604/Kupang Letkol Arh Abraham Kalelo, S.Sos yang diwakili oleh Pasi Intel kodim 1604/Kupang Mayor Inf Mohammad Haryono, Kapolres Kupang, Asisten 1 kab. Kupang, Kepala Dinas BPBD beserta Staf, Kepala Dinas Kesehatan beserta Staf, Kepala Dinas PMD, Direktur RSUD Naibonat, para Camat se Kab. Kupang, para Kapuskesmas se Kab. Kupang dan para undangan yang hadir.
Direktur RSUD Naibonat menyampaikan bahwa ada penambahan 12 ruangan Tekanan Negatif dan 5 ruangan perawatan dan di bulan Maret akan disiapkan 50 kamar untuk perawatan pasien Covid-19. Kami dari RSUD siap memberikan pelayanan perawatan terhadap pasien yang sudah bergejala Covid-19.
Kapuskesmas Kupang Timur menyampaikan kami dari Puskesmas Kupang Timur Oesao mengalami kendala dengan kurangnya APD untuk tenaga kami yang melaksanakan tindakan kepada pasien Covid-19. Setiap pasien yang bergejala Covid-19 kami selalu melakukan treatment dengan pemberian pelayanan tenaga medis dan pemberian obat.
Penyampaian dari Kasat Pol. PP bahwa penegakan prokes di wilayah sudah dilaksanakan, tetapi yang kita jalani pihak pemerintah wilayah selalu tidak berperan di dalamnya. Tentang evakuasi jenazah, kurangnya juga pemahaman dari masyarakat tentang Probable dan Saspek, Jadi kami mohon kepada para Camat dan para Kapuskesmas agar selalu berperan terhadap masyarakat untuk memberikan penjelasan terkait Probable dan Saspek kepada masyarakat agar bisa dimengerti tentang hal itu.
Camat Amarasi Barat menyampaikan bahwa untuk Amarasi Barat secara Deyure ini sudah berjalan dan kami akan selalu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang Covid-19.
"Terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Kupang yang sudah memberikan kejelasan terkait menyiapkan tempat pemakaman Covid-19 terpusat. Kami sosialisasikan kepada masyarakat tentang hal tersebut agar di mengerti," ucapnya.
Kapolres Kupang menyampaikan sejauh ini pelaksanakan tugas saya monitor terkait peraturan yang kami dapat dan sudah kami jalankan.
"Mari kita tertipkan dan aktifkan Satgas baik itu Satgas Kecamatan karena disana sudah ada Bhabinkamtibmas dan Babinsa agar bisa di singkronkan supaya bisa berjalan bersama. Mengenai pasien Covid-19, dalam penanganan pasien kita harus lihat dari sisi piskologi pasien terlebih dahulu agar dalam penanganan penyembuhan itu bisa terlaksana," ajaknya.
Kepada rekan-rekan Kapuskesmas harus banyak memberikan edukasi kepada masyarakat agar mereka bisa mengerti tentang Covid-19," pungkas Kapolres.
Pasi Intel Kodim 1604/Kupang Mayor Inf Mohammad Haryono menyampaikan kegiatan sosialisasi dan edukasi kita berjalan di tingkat Desa tetapi kita mengalami kendala di beberapa tempat karena dengan keterbatasan akses jalan dan infrastruktur yang kurang baik yang belum bisa kami berikan seperti di wilayah Amfoang.
"Kita di Kabupaten Kupang belum memiliki tempat isolasi untuk tim Nakes, tetapi di Kota Kupang sudah memiliki tempat yang dipusatkan di Hotel Ima," ujarnya.
Mayor Inf Mohammad Haryono menambahkan permasalahan di Kupang Barat terkait pasien yang ada di karenakan tempat tinggal mereka banyak yang di luar sehingga susah untuk kita dapat pemantauan.
Penyampaian dari Asisten 1 Kab. Kupang bahwa saya minta dari setiap Camat agar berkoordinasi dengan Tim Satgas agar setiap persoalan di tingkat Kecamatan dan Desa bisa di atasi dengan tidak memberikan tugas kepada Satgas Kabupaten
"Ada hal-hal yang sekiranya bisa dikoordinasikan dengan Satgas Kab. Kupang segera dilaksanakan agar semuanya bisa berjalan lancar," tuturnya.
Saya harapkan kepada para Camat agar berkoordinasi dengan pemangku Adat dan masyarakat agar bisa menyediakan TPC (tempat pemakaman Covid) guna mengantisipasi adanya pasien di setiap wilayah apabila ada yang meninggal. (Pendim1604/Kupang)



