
KUPANG, TBO -- Dalam rangka memperingati hari lahir Kartini dan hari Pendidikan Nasional tahun 2021, Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) pusat menggelar lomba nyanyi solo tingkat Nasional lagu Bunga - bunga bangsa ciptaan Nanna Valanza dan lomba Cipta lagu Mars Perempuan PGRI yang diselenggarakan oleh Departemen Seni Budaya dan Olahraga PB PGRI.
Dalam ajang lomba nyanyi solo tingkat Nasional PB PGRI mewakili NTT Ibu Carason Rendi Mali., S.Pd atau biasa disapa Sonia Mali, guru SMKN 2 Kupang dalam babak final meraih juara II dari 27 peserta lomba.
Sedangkan untuk lomba cipta lagu Mars Perempuan PGRI yang diwakili oleh Sirilus Wali, guru seni dan budaya SMAN 11 Kupang dan juga guru SMAK Giovanni Kupang meraih juara harapan III dari 23 peserta.
Sirilus Wali kepada Tajukberitaonline.com via telepon selulernya di Kupang, Selasa (27/4) mengatakan bahwa lomba cipta lagu Mars Perempuan PGRI tigngkat nasional telah selesai.
Dewan juri telah mengamati, menimbang dan memutuskan berdasarkan kriteria umum dan khusus.
"Kriteria umumnya adalah 70 persen penilaian atas lagu sedangkan sisanya 30 persen dari vote masyarakat," kata Sirilus.
"Meskipun saya berada di posisi ke-6 dari 23 peserta dari seluruh Provinsi, saya merasa belum cukup puas," ungkap Sirilus.
Dia menambahkan sejak awal dirinya sedikit cemas dengan sistim vote, karena daerah NTT baru saja mengalami gangguan jaringan akibat terjangan badai siklon Seroja.
Kendati itu untuk penilaian materi karya cipta lagu, Sirilus bersama teman-teman PS Perempuan PGRI NTT cukup optimistis karena merasa telah memenuhi segala acuan Kriteria Lomba, mulai dari visi, misi dan sistim melodi yang mudah terjangkau semua umur dan interval lagu sudah standar dengan perhitungan ambitus atau luas wilayah suara terendah dengan nada 5 dan teringgi dengan nada '4 dalam nada dasar A mayor.
"Semua penilaian dan keputusan ada pada dewan juri. Kami sudah berupanya semaksimal. Mungkin kedepanya ada lagi perlombaan seperti ini kami mempersiapkan lebih baik lagi," ungkap Sirilus penuh harapan.
Terpisah Ketua Badan Pengurus Harian Pengurus Besar (BPH PB PGRI) NTT, Dr. Semuel Haning., S.H, M.H ketika dihubungi media ini mengucapkan selamat sukses dan apresiasi bagi dua guru dari NTT yang telah mengharumkan Provinsi NTT di tingkat Nasional.
"Saya sangat bangga ke dua guru ini bisa masuk babak final dan kami pengurus PGRI NTT telah memberikan dukungan dan support untuk mereka berdua, " Ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan Paman Sam sapaannya, Keberhasilan dari ke dua guru ini membawa citra baik bagi semua guru - guru di NTT dan dalam waktu dekat selaku ketua BPH PB PGRI NTT kami akan mengadakan lomba solo lagu daerah untuk guru, dosen dan mahasiswa dalam rangka dies natalis.
"Saat ini juga kami pengurus PGRI akan lebih peduli dan memperhatikan guru - guru yang berprestasi baik di bidang pendidikan, seni budaya, lomba menulis dan lainnya. Dan bukan hanya guru saja namun pelajar pun merupakan tanggung jawab kami, " ujar Paman Sam.
Dikatakan Paman Sam, Untuk Anak - anak sekolah yang merasa tidak mampu terkait biaya sekolah baik SD, SMP, dan bahkan SMA yang mau kuliah silahkan UPG 1945 NTT siap menerima dengan kuliah secara gratis karena dibantu oleh pemerintah yakni beasiswa Bidikmisi. "Disitu kuliah secara gratis sampai selesai tanpa dipungut biaya," Pungkasnya. @Oscar.



