Notification

×

Salut!! Peduli Sesama, Bripka Arris Bessie Berbagi Kasih Bagikan Nasi Kotak kepada Penyandang ODGJ

Senin | Oktober 31, 2022 WIB Last Updated 2022-10-31T16:54:05Z


ROTE NDAO, TBO - Salah satu bentuk kepedulian terhadap Penyandang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Bripka Arris Bessie mendatangi Yayasan Peduli Kasih dan membagikan nasi kotak kepada 8 orang penderita gangguan jiwa di Dusun Omalain, Desa Tuanatuk, Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur.


Bripka Arris Bessie merupakan Bhabinkamtibmas di Desa Tuanatuk. Dia melakukan aksi sosial dengan berbagi kasih bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-35 tahun.


"Saya melakukan kegiatan berbagi kasih bersama warga binaan dan kebetulan mereka mengalami gangguan kejiwaan di rumah penampungan orang tidak waras Yayasan Peduli Kasih bertepatan dengan hari ulang tahun saya yang ke 35 tahun untuk itu saya berbagi kebahagiaan walaupun mereka dalam keadaan sakit," ungkap Bripka Arris Bessie kepada media ini Senin (31/10).


Lebih lanjut Bripka Arris menambahkan bahwasannya sebagai aparat Kepolisian yang ditugaskan mendampingi di desa sangat menaruh perhatian terhadap pasien ODGJ agar mereka tetap diperlakukan dengan baik seperti dan tetap mendapatakan layakan kesehatan dan pengobatan yang semestinya. Selain itu juga, dengan adanya kunjungan ini bisa membantu keluarga pasien untuk bisa terus memberikan layanan kesehatan dan pengobatan terhadap pasien ODGJ.


Dalam acara pembagian nasi kotak ini juga turut disaksikan oleh Kepala Dusun Oemaulain Fredik Meno, Kaur Pembagunan Joni Lusi, Penjaga atau Pengasuh Yayasan Peduli Kasih, Margarice Lette, Serta warga yang mengalami gangguan kejiwaan yakni; 


1. Yakobus Nunuhitu

2. Jefri Malelak

3. Ongky Mbaru

4. Joni Mbaru

5. Eky Giri

6. Deki Sori


"Jujur bahwa yang saya lakukan ini tidak mengharap apapun. Saya hanya  ingin berbagi dan membantu orang-orang yang mengalami keterbelakangan mental di sekitar wilayah tugas saya," ungkap Bripka Arris.


Sementara Kepala Dusun Omalain Desa Tuanatuk, Fredik Jonatan Meno, memberi dukungan dan ucapan terimah kasih kepada Bhabinkamtibmas Desa Tuanatuk yang berbagi kasih melalui makan siang bersama degan warga Pemulihan Gangguan Jiwa di rumah Yayasan Peduli Kasih.


Sementara terpisah Penjaga atau Pengasuh Yayasan Peduli Kasih, Ibu Margarice Lette ketika di hubungi media ini menyatakan bahwa Yayasan Peduli Kasih berdiri pada tahun 2012. Dan kebetulan yang mengelola Yayasan itu dia bersama Suami dan Anak-anaknya. 


Untuk Yayasan Peduli Kasih ini awalnya pasien yang ada berjumlah 10 Orang namun 2 orang telah sembuh dan sudah kembali ke rumah mereka masing-masing.


"Jadi awalnya pasien yang ada 10 orang namun 2 orang sudah dinyatakan sembuh maka ke duanya sudah kembali ke rumah mereka masing-masing," ujarnya.


Sementara terkait dengan Bhabinkamtibmas telah melakukan peduli kasih dengan membagikan nasi kotak kepada pasien ODGJ kami sangat berterima kasih dan selalu mendoakan Pk Bhabin agar selalu sehat dan diberikan rezeki yang berlimpah agar lebih baik lagi memperhatikan dan membantu kami di sini.


"Kami sangat mengharapkan bantuan dan perhatian dari Pk Bhabin dan orang baik siapa saja yang mau perduli terhadap sesama manusia terlebih saudara - saudara kita yang telah mengalami gangguan kejiwaan yang ada di dini," kata Margarice.


Margarice juga sangat mengharapkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Rote Ndao karena semenjak Yayasan Peduli Kasih ini berdiri pada tahun 2012, Dinas Sosial baru satu kali datang berkunjung kemudian dari pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam hal ini Ibu Bupati juga baru satu kali datang sekitar dua tahun yang lalu dan berjanji untuk membantu menyumbangkan Televisi dan Parabola. Akan tetapi parabolanya sudah diberikan namun Televisinya hingga saat ini belum juga diberikan pada hal pasien di sini juga sangat membutuhkan hiburan agar mengurangi rasa stress mereka.


"Selain Televisi kami juga sangat membutuhkan mesin cuci dan air bersih sebab air di sini sering macet sehingga terkendala ketika kami harus mencuci pakaian mereka. Dan bangunan Yayasan Peduli Kasih ini juga sudah rusak parah ketika diterjang badai Seroja. Maka kami sangat mengharapkan bantuan dan perhatian dari pemerintah baik di daerah maupun pusat," Pungkas Margarice Lette. @Oscar