ROTE NDAO TBO -- Menjelang akhir tahun Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Rote Ndao Provinsi NTT menggelar press release hasil kerja tahun 2022 bertempat di Kantor BNN Kabupaten Rote Ndao Kamis (29/12/2022) pukul 10:00 WITA.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan press release tersebut Kepala BNNK Rote Ndao Hendrik J. Rohi, S.H.,MH,Kasubag Umum, Hendrik Lelis, SH, Subkoodinator Rehabilitasi, Reyza N. Johannis, S.KM, Subkoordinator P2M, Mona E. Siagian, S.KM dan Subkoordinator Pemberantasan Karel J.A. Ndaomanu.
Pada kesempatan tersebut kepala BNN kabupaten Rote Ndao Hendrik J Rohi SH.MH dalam press releasenya menyampaikan BNN kabupaten Rote Ndao melaksanakan program prioritas nasional melalui penetapan desa bersinar sebagaimana tertuang dalam surat keputusan Bupati Rote Ndao nomor 200/KEP/HK/2022 tentang penetapan desa bersinar Kabupaten Rote Ndao tahun 2022 dengan target 3 (tiga) desa bersinar yaitu Desa Ba'adale, Maubesi dan Nemberala.
Lebih lanjut Hendrik menyampaikan BNN Rote Ndao melalui program tersebut telah membentuk remaja teman sebaya narkotika di kabupaten Rote Ndao berjumlah 10 orang yang berasal dari 5 sekolah yakni SMPN 1 Lobalain, SMPN 2 Rote Tengah, SMAN 1 Lobalain, SMKN 1 Lobalain, SMA Kristen Siloam Metina dan 2 komunitas yaitu duta pariwisata dan anggota kwarcap dengan tujuan meningkatnya daya tangkal anak dan remaja terhadap pengaruh buruk penyalahgunaan dan peredaran narkotika dan di peroleh hasil indeks ketahanan diri remaja kabupaten Rote Ndao sebesar 78.48 (104.68%) dari target 75.
Pada bidang pemberdayaan masyarakat Hendrik menambahkan, BNN Rote Ndao berupaya meningkatkan ketanggap siagaan terhadap ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan indikator kinerja pada tahun 2022 Kabupaten Rote Ndao masuk pada kategori cukup tanggap dengan indeks kemandirian partisipasi 3.21 (100.32%) dari target 3.20.
Selain itu BNN Rote Ndao juga membentuk penggiat anti narkoba lingkungan Instansi pemerintah, swasta, masyarakat dan pendidikan sebanyak 120 orang penggiat di dapatkan penalaian tingkat kemandirian sebagai berikut instansi pemerintah 3.28 (mandiri), swasta 3.36 (mandiri), masyarakat 3.14 (mandiri), instansi pendidikan 3.04 (mandiri)
Kepala BNNK Rote Ndao kembali menjelaskan bahwa pada bidang rehabilitasi yang operasional 100 % dengan target 1 lembaga yaitu Klinik Pratama BNNK Rote Ndao sesuai dengan ketetapan badan standardisasi nasional nomor 618/KEP/BSN/12/2019 tentang penyelenggara layanan rehabilitasi bagi pecandu, korban penyalahguna narkotika, psikotropika,dan zat adiktif lainnya (napza) nomor SNI 8807,2019 maka di peroleh angkah indeks kepuasan layanan Klinik Pratama BNNK Rote Ndao sebesar 3.36 dari 3.
"Sepanjang tahun 2022 sebanyak 6 klien penyalahgunaan narkotika telah menjalani rehabilitasi rawat jalan medis dan semuanya berjenis laki-laki berusia 15-49 tahun terdiri dari pelajar 2 orang, swasta 3 orang, ASN 1 orang," beber Hendrik.
Hendrik J. Rohi juga memberikan apresiasi atas partisipasi dan peran aktif seluruh stakeholder yang selama ini menjadi mitra dalam upaya penanggulangan narkotika baik dalam aspek pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi dan pemberantasan. @MR


