Notification

×

Diduga Tak Sesuai Spek, Feky Bulan Soroti Pekerjaan Ruas Jalan Eahun - Kimadale

Minggu | Mei 28, 2023 WIB Last Updated 2023-05-28T16:15:21Z
                       Feky Bulan


ROTE NDAO, TBO --- Persoalan rusaknya pekerjaan ruas jalan Eahun - Kimadale tepat di desa Hundihopo yang dikerjakan CV LAMI JAYA sebagai Penyedia dan CV EL EMUNAH sebagai Konsultan pengawas oleh kontraktor Pelaksana Sony Henuk yang siap bertanggung jawab untuk melakukan perbaikan adalah hal yang baik dan sudah semestinya, apalagi masih dalam masa pemeliharaan. 


Namun bukan itu persoalannya, pertanyaan besar muncul adalah bagaimana mungkin sebuah pekerjaan jalan yang baru usai dikerjakan dan masih dalam tahapan masa pemeliharaan namun sudah rusak? Ini perlu direnungkan bersama oleh khalayak. 


"Saya kira dan kuat dugaan saya hal itu terjadi karena kualitas rendah alias tidak sesuai spek," kata Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Rote Ndao, Feky Bulan, menanggapi pernyataan Sony Henukh bahwa siap bertanggung jawab. 


Dikatakannya bahwa jika sebuah pekerjaan berkualitas maka seharusnya dimanfaatkan kurang lebih 3 tahun baru bisa mengalami kerusakan yang tidak parah. 


" Ya memang dia harus bertanggung jawab apalagi masih dalam masa pemeliharaan. Tapi itu bukan letak persoalannya,", ujarnya. 


Letak persoalannya adalah pada spesifikasi teknis, kenapa, karena jika dikerjakan sesuai spek maka tidak mungkin usai dikerjakan lalu rusak jalan tersebut. 


"Jadi jangan berlindung pada tahapan masa pemeliharaan. Tanggung jawabnya lebih dari itu bahwa yang bersangkutan harusnya mengerjakan sebuah pekerjaan yang diutamakan adalah kualitas. Kalau kondisinya seperti itu maka kualitas jalannya di pertanyakan," tandas mantan Aktifis GMKI Kupang itu. 


Wakil rakyat dari Partai Hanura itu mengatakan bahwa bisa jadi setelah di tambal sulam lagi nanti bisa tidak mungkin akan kembali mengalami kerusakan parah, jika usai masa pemeliharaan lalu kembali mengalami kerusakan siapa yang bertanggung jawab. 


"Kan tidak mungkin lagi dia bertanggung jawab karena sudah usai masa pemeliharaan. Siapa yang dirugikan tentu pemerintah daerah dan terkhusus masayakat pengguna jalan," katanya. @Mekris