Notification

×

Polsek Kelapa Lima bersama Polda dan Polresta Laksanakan Jum'at Curhat, Waka Polda NTT Menjadi Narasumber

Sabtu | Mei 13, 2023 WIB Last Updated 2023-05-13T02:17:14Z

KUPANG, TBO - Kepolisian Sektor Kelapa Lima menggelar kegiatan Jumat curhat bersama Polda NTT dan Polresta Kota Kupang bertempat di Taman Nostalgia Kel. Kelapa Lima Kec. Kelapa Lima pada Jumat tanggal 12 Mei 2023 sekitar pukul 09.00 WITA. 


Kegiatan Jumat Curhat bersama Kapolda NTT sebagai Narasumber  Waka Polda NTT, Brigjen Pol Drs. Heri Sulistianto dengan mengusung Tema "Bapak, mama, Basodara Mari Sampaikan Permasalahan. Kritik, Saran, dan Masukan Langsung Kepada Bapak Kapolda NTT.”. 


Turut hadir dalam kegiatan tersebut : Ka SPN Kupang Kombes Pol. Nanang Putu Wardiyanto, S St. M.K, Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto, SIK, SH, MH, Kapolsek Kelapa Lima AKP Jimy O Noke, SH, Kanit Samapta, Kanit Bimas, Kanit Intelkam, Panit Reskrim, Camat Kelapa Lima, Lurah Kelapa Lima, Personil Polsek Kelapa Lima dan masyarakat sekitar Kelurahan Kelapa sekitar lima puluhan orang.


Waka Polda NTT, Brigjen Pol Drs. Heri Sulistianto dalam sambutannya mengucapkan salam sejahtera bagi kita semua yang hadir pada kesempatan ini, Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan karena pagi hari ini kita masih diberikan jekuatan dan kesehatan untuk hadir dalam kegiatan ini untuk menyampaikan permasalahan yang dialami masyarakat.


"Kegiatan Jumat curhat dilakukan oleh Polri untuk mrndekatkan diri kepada masyarakat sehingga terdapat hubungan emosional dengan masyarakat untuk mendengar Permasalahan dan keluhan dari masyarakat agar dapat dilakukan upaya perbaikan dan pemulihan," ungkap Waka Polda.


Dikatakan Waka Polda, tugas Polri  adalah melayani dan melindungi disamping menegakan hukum, menjaga Kamtibmas, sehingga dapat diketahui apa permasalahan dan bagaimana solusi dalam menyelesaikannya. 


"Kamai dari kepolisian memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan persoalannya/permasalahan termasuk teguran untuk Polri dalam hal pelaksanaan tugas," ujarnya. 


Sementara itu, Daniel Demon yang merupakan salah satu warga masyarakat yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa selama ini masih menemukan masyarakat yang mengendarai kendaraan roda dua khususnya kaum remaja secara ugal - ugalan dijalan sehingga sangat mengganggu para pengguna jalan yang lain.


Pertanyaan Daniel Demon langsung direspon oleh Waka Polda, Bahwa selama ini sudah menjadi perhatian dari kami pihak kepolisian khususnya Polresta Kupang yang mana melakukan penindakan penertiban terhadap pelanggaran SPM dan khususnya penindakan para pengguna kenalpot recing karena sangat mengganggu ketenangan masyarakat saat beristirahat maupun saat melakukan aktifitas.


Sedangkan Burhan Lautani yang merupakan masyarakat yang ikut dalam kegiatan tersebut menyatakan bahwa kami masyarakat selama ini sudah mendapat pelayanan cukup baik dari pihak kepolisian, dan kami harapkan agar tetap dipertahan dan selalu berada ditengah - tengah masyarakat untuk lakukakan pelayanan terhadap masyarakat.


Menanggapi pernyataan Burhan Lautani, Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto, SIK, SH, MH menyatakan masukan sangat bagus namun jumlah personil sangat kurang tapi dengan jumlah personil yang terbatas kami pihak kepolisian tetap lakukan pelayanan terhadap masyarakat dan selama ini sudah ada anggota disetiap kelurahan, dan harus adanya peran serta masyarakat untuk membantu anggota babinkamtibmas karena polri tidak bisa bekerja sendiri.


Sementara keluhan dari Dewi Letok yang merupakan petugas Taman Nostalgia berkaitan dengan kerja pagi dalam hal ini pemebsihan taman merasa takut karena ada oknum yang berada disekitar lokasi sering menunjukan kemaluannya dan para pengunjung yang datang berolahraga meninggalkan barang berupa HP dan dompet yang terismpan di kendaraan hilang dan selalu menanyakan kepada dirinya.


Merespon keluhan masyarakat tersebut Waka Polda menyatakan dengan adanya kejadian ini saya harapkan kepada Kapolresta untuk lakukan penyelidikan lebih lanjut untuk lakukan penindakan terhadap oknum yang menunjukan kemaluannya.


Sedangkan berkaiatan dengan masalah kehilangan tolong dibuatkan papan/stiker himbauan agar saat olahraga selalu membawa barang bawaanya dan ini perlu kerja sama dengan pihak Pemkot/Pak Camat yang saat ini hadir bersama kita disini.


Lebih lanjut dikatakan Waka Polda bahwa terkait dengan kelurahan masyarakat di pelabuhan Tenau terkait biaya atau upah portir yang sangat mahal, dia menyatakan bahwa dipelabuhan Tenau Kupang kita sudah ketahui bersama kaitan dengan tarif sehingga ada oknum - oknum yang melakukan pungutan liar atau menetapkan harga sendiri maka perlu dilakukan penindakan maka saya harapkan Polresta Kupang / Polsek Alak perlu sikapi lakukan penyelidikan.


Sementara pertanyaan dari masyarakat yang lain terkait kendaraan dari luar Kota Kupang khususnya Kab Sabu kenapa tidak bisa bayar pajak kendaraan di Kota Kupang padahal sudah sistem online, langsung dijawab oleh KBO Sat Lantas Polresta Kupang bahwa untuk pembayaran pajak bisa dilakukan di Kota Kupang akan tetapi kalau kaitan dengan STNK yang sudah mati harus bayar didaerah asalnya yakni Kabupaten Sabu Raijua.


Menanggapi pertanyaan dan keluhan dari masyarakat yang lain, Kapolresta Kupang Kota menyatakan bahwa tanggapan masyarakat terkait kenapa ada perbedaan masyarakat yang tilang kendaraan yang punya kenalan pihak kepolisian atau sering disebut (orang dalam) mendapat kemudahan ?? kalau punya orang dalam sangat memudahkan.


Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, SIK, SH, MH menyatakan bahw pihak kepolisian akan memperlakukan masyarakat semua dimata hukum sama, mungkin saja masyarakat itu meminta tolong kepada pihak kepolisian untuk menitip biaya denda dan tidak mengikuti sidang.


Sedangkan terkait akses jalan dari depan Pos Pol Fatululi menuju Tamnos yang ditutup, Kapolresta pastikan minggu depan sudah di buka kembali, namun perlu di imbangi dengan budaya berdisiplin lalulintas karena itu terjadi krosing jadi kami akan lalukan rekayasa lalulintas sehinhga mendapat akses semua.


Ditambahkan Kapolresta, Kami pihak kepolisian dalam hal ini Polresta Kupang sudah melakukan penindakan terhadap anggota polri yang melakukan pelanggaran lalulintas. Berkaitan dengan permasalahan di Pelabuhan Tenau Kupang dalam minggu ini akan kami panggil pihak pelabuhan dan KP3 Laut.


Sedangkan kejadian di Tamnos akan kami tindak lanjuti dan apabila mengetahui kejadian lasung bisa menghubungi call center 110, Kapolresta atau Kapolsek Kelapa Lima, dan perlu diketahui juga bahwa semua pospol sudah kita aktifkan dalam artian sudah ada anggota yang tempati. 


"Minggu depan akan kami launching polisi RW dan di Kota Kupang juga semua Kelurahan sudah ada 1 orang anggota Babinkamtibmas dan kami harapkan tetap ada masukan atau kritikan terhadap kami," pungkasnya.


Wakapolda NTT menutup kegiatan tersebut dengan mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang hadir, dia berharap setiap permasalah dari masyarakat akan dipedomani dan akan tindak lanjuti. Dia juga menyatakan kegiatan ini rutin setiap minggu hari Jumat. @Oscar