ROTE NDAO, TBO - Kegiatan Reses merupakan amanah konstitusi yang harus dijalankan setiap Anggota DPRD guna menyerap aspirasi masyarakat secara rutin dan berkala. Hal ini secara legal jelas diatur dalam Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Kerangka mematuhi amanah undang-undang tersebut, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Rote Ndao Paulus Henukh. SH politisi dari Fraksi Partai Perindo melaksanakan kegiatan Reses yang bertempat di Desa Balaoli Kecamatan Loaholu Kabupaten Rote Ndao guna menyerap aspirasi rakyat di daerah pemilihan 1 yang meliputi wilayah Kecamatan Lobalain, Kecamatan Rote Barat Laut dan Kecamatan Loaholu. Rabu (3/5/2023).
Dalam sambutannya Paulus menyampaikan Dalam kesempatan reses Masa Persidangan I Tahun 2023, hari ini saya melaksanakan serapan aspirasi melalui kegiatan reses dengan melaksanakan kegiatan mengunjungi Daerah Pemilihan (Dapil).
Ia menyampaikan wakil rakyat itu adalah pelayan masyarakat, dan melalui reses hari ini bapak ibu jangan sungkan ataupun takut untuk mengadukan segala keluhan terkait pembangunan dan kebijakan pemerintah daerah.
Dalam reses politisi dari partai perindo ini meberikan ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan keluhan-keluahannya.
Pada kesempatan tersebut salah satu anggota BPD desa Balaoli mewakli masyarakat menyampaikan keluhan berupa bantuan 4 unit hentraktor, bantuan sapi 50 ekor untuk 10 kelompok, bantuan domba 100 ekor untuk 5 kelompok, sumur bor yang sampai saat ini mesinnya hidup namun airnya tidak naik, dan selain dari pada itu mohon pemeriksaan rumah layak huni tahun anggaran 2020 karena ada kejanggalan dalam pembangunan ruamh-rumah layak huni.
Lanjut Lasarus, kami juga mohon dengar pendapat antara bapak-bapak anggota DPRD bersama inspektorat dan kepala desa Balaoli karena sampai dengan hari ini kepala desa Balaoli belum membuat pertanggung jawaban karena ada kendala keuangan desa balaoli dimana sekitar tujuh puluhan juta dimana sudah di pernyataan oleh bendahara lama desa balaoli tetapi sampai dengan saat ini belum ada tindak lanjut jadi kami mohon kepala desanya di panggil kami dengar pendapat bersama kepala Desa, BPD dan masyarakat di DPRD supaya kami tau jelas uangnya di mana?
Karena berdasarkan surat pernyataan dari bendahara lama tanggal 24 maret 2023 dalam jenjang waktu 3 hari sudah menggantikan uang sebanyak Rp 73.374.000 dan sampai hari ini kami belum tau realisasinya, sebagai masyarakat dan anggota BPD baru-baru kepala desa buat pra pertanggung jawaban tapi kami tolak.
Kami mohon pengeluhan-pengeluhan yang di sampaikan oleh kami masyarakat desa Balaoli tolong bapak yang kami percayakan untuk mewakili aspirasi kami kalau memang berhubungan dengan anggaran kami maklumi, tapi berhubangan dengan kejanggalan yang ada di desa Balaoli kami mohon bapak tolong perjuangkan.
Selanjutnya Markus Adu mewakili pemuda meminta satu lapangan futsal dan lapangan Voli untuk pemuda pumudi di Desa Balaoli.
Menanggapi keluhan masyarakat Paulus menjelaskan untuk menyangkut dengan traktor saya tidak bisa janji berapa jumlah tapi saya sudah ajukan tahun ini untuk tahun depan dan nanti kita dapat secara bertahap karena sebenarnya melihat situasi yang ada di rote ndao ini seharusnya sektor pertanian, perikanan dan peternakan itu yang lebih di utamakan.
"Sementara minta domba sekian, sapi sekian dan traktor sekian sumur bor sekian itu bisa kalau kita fokus tapi kita di Rote Ndao anggaran tidak fokus," Kata Politisi muda ini.
Lebih lanjut paulus menjelaskan untuk bantuan sapi dan domba itu sekarang anggaran nya terbatas setiap tahun itu DPRD di kasih perorang Rp 75.000.000 dan uang nya bukan di kasih ke kita DPRD kita hanya usulkan tapi nanti dari dinas yang beli untuk di bagi ke masyarakat.
Ia juga menjelaskan saya tahu persis kondisi masyarakat Rote Ndao dari ujung timur sampai ke barat kebanyakan berkerja pada sektor pertanian, peternakan dan perikanan makanya partai perindo sudah dua tahun berturut-turut kita ajukan agar pembangunan ekonomi masyarakat bukan bertumpuk pada sektor pariwisata di dukung oleh pertanian dan perikanan tetapi bertumpuk pada pertanian di dukung oleh perikanan dan peternakan itu usulan perindo karena sebagian masyarakat bekerja pada tiga sektor ini.
"Soal RDP nanti saya akan komunikasi dengan kepala inspektorat dan pak sekda apa yang mereka sudah tempu terhadap situasi ini karena temuan lewat dari 60 hari kalau tidak di kembalikan uangnya bisa di pidana jadi jangankan kepala desa atau bendahara dewan tahun lalu ada temuan di laporkan ke polres dan soal rumah layak huni saya juga akan cek di inspektorat kalau temuan nya masih ada itu nanti kita harus buka dan tidak boleh di biarkan," Ujar Henuk.
Selain itu menjawab permintaan pemuda di Desa Balaoli, Paulus meminta kepada masyarak agar menyiapkan lahan untuk memberikan bantuan pekerjaan lapangan futsal dan Voli serta dananya menggunakan uang pribadi. tutupnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Rote Ndao Arkhimes Molle.SH.MA, Sekritaris dan ketua bapilu partai perindo kabupaten rote ndao beserta semua badan pengurus partai perindo rote ndao, toko masyarakat, toko agama, toko pemuda dan sebagian masyarakat desa balaoli. @Mekris



