KUPANG, TBO - Dalam rangka meningkatkan Tridarma Perguruan Tinggi, Universitas Persatuan Guru 1945 Nusa Tenggara Timur (UPG 45 NTT) melaksanakan kegiatan penandatanganan MoU (memorandum of understanding) dan PKS (perjanjian kerjasama) dengan beberapa Universitas di pulau Jawa dan Sulawesi.
Hal tersebut diungkapkan oleh Rektor UPG 45 NTT, David R. Selan., S.E, M.M dalam rilisnya kepada media ini, Minggu (25/6).
Dikatakan David Selan, Ada beberapa Kampus unggul baik di pulau Jawa maupun Makassar yang akan melakukan MoU dan PKS dengan UPG 45 NTT.
"Salah satu universitas yang telah melakukan kerjasama penandatanganan MoU dan PKS yakni Kampus Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia," kata Rektor David.
Ditambahkan David, penandatanganan MoU dan PKS antara UPG 45 NTT dengan ITB Nobel Indonesia telah dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 2023 lalu bertempat di kampus ITB Nobel Indonesia, jalan Sultan Alauddin Nomor 212 Makassar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia Dr.Ir.H. Badaruddin, S.T., M.M. IPU, bersama Wakil Direktur Bidang Kerjasama, Kepala LPM, Ketua Jurusan, Sedangkan dari UPG 45 NTT dihadiri oleh Rektor David R. Selan., S E, M.M bersama Aplonia Atto., S.E., M.M dan Dr.Made Sosilawati, S.E., M.M
Rektor ITB Nobel Indonesia dalam sambutannya menyatakan, ITB mengalami perubahan bentuk dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) pada tahun 2021. Langkah-langkah perubahan tersebut salah satu prestasi yang diperoleh adalah pernah mengikuti lomba akuntansi tingkat nasional dan mendapatkan juara satu dan tingkat 4 besar Indonesia.
Lebih lanjut dikatakan Badaruddin, mahasiswa berpeluang sekolah bisnis karena ada dua prodi serta menolak menerima mahasiswa STIE Mahesa Papua untuk bekerjasama.
Sementara untuk konsep quality, Perguruan Tinggi terbaik klaster tiga UKI, akreditasi institusi baik sekali dan cost membangun pendidikan yang terjangkau, misi sosial tinggi.
Ditambahkannya, Bahkan untuk Penerapan Strategi Penyampaian (Delivery Strategy) terlaksana dengan baik.
"Kemudian untuk fleksibilitas pelayanan harus diselesaikan dengan cepat. Ijasah diakui. Dan juga tersedia Pendidikan Teknologi Sistem dan Teknologi Informasi, Teknologi hasil Perikanan, Teknik Industri, Teknik Pertambangan serta Sarjana Kompute," Pungkas Badaruddin menutup sambutannya. @Oscar



