ROTE NDAO, TBO - Kehidupan memprihatinkan dijalani Janda lanjut usia (lansia) yakni nenek Luisa (66), tinggal di gubuk reyot tanpa listrik tepatnya di Desa Persiapan Penaoen, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Nasib nenek Luisa Lusi harus menjalani hidup sebatang kara di usianya yang sudah renta setelah ditinggal suaminya meninggal dunia, tinggal seorang diri di sebuah gubuk reyot dan tanpa listrik.
Pantauan media ini Sabtu 25/9, Gubuk berukuran 4x4 meter yang kondisinya sangat memprihatinkan dan kondisi rumah nenek Luisa bisa di bilang tak layak huni.
Dinding rumahnya hanya terbuat dari daun lontar dan berlantai tanah sementara atap rumahnya juga terbuat dari daun lontar.
Di dalam gubuk itu, tak ada barang berharga yang di miliki nenek Luisa, hanya ada satu ruangan tempat biasa tidur untuk beristirahat, selain ruang tamu juga di jadikan dapur untuk tempat masak nasi.
Nenek Luisa menjelaskan bahwa dia sangat kuatir karena musim penghujan sudah dekat dan gubuk yang di tempatinya kelak saat hujan, rumahnya langsung berubah menjadi kubangan lumpur.
Bahkan lebih lanjut dikatakan, Jangankan kamar mandi atau jamban, listrik untuk menerangi gubuknya saja ia tak punya. Saat malam hari dia hanya mengandalkan lampu minyak sebagai penerangan.
Bukan karena tak ingin, namun nenek Luisa mengaku tak mampu memperbaiki rumahnya karena tidak memiliki uang.
"Untuk makan sehari-hari saja, nenek Luisa berharap dari tetangga dan keluarga," ujarnya.
Lebih miris lagi, nenek Luisa mengaku bahwa dirinya pernah menerima bantuan sembako namun berjalannya waktu namanya hilang di telan bumi, dan selain itu dirinya juga mengaku belum mendapatkan bantuan dari pemerintah. Bahkan bantuan seperti raskin maupun BLT dan bahkan bantuan PKH tak pernah dia dapatkan.
"Awalnya saya masuk sebagai penerima sembako dan terima terakhir di bulan Juni 2023, sedangkan bantuan seperti raskin, BLT dan PKH saya tidak dapat, apa lagi bantuan rumah," ungkap nenek Luisa dengan mata berkaca-kaca.
Ia pun harus berjuang untuk bisa bertahan hidup meski tak punya pekerjaan Nenek Luisa tak pernah mengeluh akan hidupnya yang serba kekurangan. Namun nenek Luisa selalu berharap bisa tinggal di rumah yang lebih baik dari rumahnya yang sekarang.
"Bukan rumah mewah, saya hanya bisa bermimpi ingin punya rumah yang layak dan bisa jadikan tempat untuk beristirahat tanpa rasa takut dari panas dan hujan," pungkas Nenek Luisa penuh harapan. @Mekris


