Kepada Media pada 10 April 2024 Lewat Pesan WhatsApp, salah satu wisudawan yang enggan namanya di sebut mengatakan bahwa, pada tanggal 15 Januari 2024, dirinya menghadap ke pegawai Sub Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas untuk menanyakan tentang ijasah wisudawan periode IV Desember dan berdasarkan informasi bahwa pada tanggal 14 Januari 2024 ijasah wisudawan periode IV Desember sudah diantar oleh pegawai Rektorat kepada Dekan untuk di tandatangani namun ijasah yang bersangkutan tidak ada dan mereka tidak tau letak permasalahannya sehingga, dirinya disarankan menghadap ke bagian Akademik Undana.
Pada hari yang sama yang bersangkutan segera ke gedung ICT dan menanyakan status ijasah dan jawaban yang diberikan operator adalah Mereka butuh waktu untuk menganalisa agar bisa mengetahui letak permasalahannya.
Pada tanggal 22 Januari 2024 yang bersangkutan kembali ke ICT Undana bertemu dengan Operator dan informasi yang diterima adalah PIN Ijasah yang tidak keluar periode IV Desember ada 35 orang dengan masalah yang berbeda-beda melalui tabel hasil analisis yang ditunjukan oleh Operator.
Pada Tanggal 23 Januari 2024, Yang bersangkutan kembali menjumpai Operator di Gedung ICT Undana dan menanyakan perkembangan ijasah dan beliau menjawab bahwa sampai saat tersebut mereka belum mendapatkan strategi untuk menyelesaikan masalah itu karena berbagai alasan.
Akhirnya merasa tidak puas dengan informasi tersebut, Ia memutuskan untuk melakukan komunikasi via WhatsApp kepada Wakil Rektor Bidang Akademik Undana.
Pada tanggal 24 Januari 2024, Wakil Rektor Bidang Akademik membalas katanya "Selamat Pagi. Berarti menunggu saja Adik. Karena PIN itu bukan kewenangan kita untuk mengeluarkan. Menunggu kita bersurat dulu yah. Terima Kasih." Ujarnya.
Hingga April 2024 dari Pihak Operator Undana terus memberikan alasan yang sama bahwa mereka masih menunggu suratnya dibalas oleh DIKTI.
Wisudawan mempertanyakan upaya Rektor Undana, Wakil Rektor Bidang Akademik Undana dan Kepala Biro Akademik dalam strategi penyelesaian masalah ini hingga surat dari pihak Undana selama kurang lebih 3 bulan lamanya tidak direspon sama sekali oleh DIKTI. @Rudy


