Notification

×

Respon Program Sinode GMIT Terkait Gemage, Kaum Bapak JPS Lakukan Ibadah Kaum Bapak Gabungan

Selasa | Desember 10, 2024 WIB Last Updated 2024-12-10T15:22:56Z

KOTA KUPANG, TBO - Menindaklanjuti salah satu program Sinode GMIT terkait Gerakan Masuk Gereja (Gemage) kaum bapak Jemaat Pniel Sikumana (JPS) melakukan ibadah perdana gabungan dari lingkungan satu sampai dengan lingkungan sembilan bertempat di gedung kebaktian Jemaat Pniel Sikumana, Selasa (10/12).



Ketua Unit Pembantu Pelayanan (UPP) Kaum bapak JPS, Yohanis Pandie.,S.Pi melalui seksi hubungan masyarakat, Yavet Alfons Mau.,S.H menyatakan bahwa kegiatan ibadah gabungan kaum bapak JPS bisa terwujud berdasarkan program UPP kaum bapak salah satunya adalah ibadah gabungan kaum bapak JPS tahun 2024, maka UPP dan pengurus mengadakan pertemuan dan disepakati bersama ibadah dilakukan pada hari ini.


"Jadi ibadah gabungan kaum bapak JPS ini adalah bagian dari program UPP kaum bapak JPS. Maka hari ini kami lakukan ibadah gabungan dari kaum bapak lingkungan satu sampai dengan lingkungan sembilan," Kata Alfons sapaan akrabnya.


Sementara itu ketua pengurus kaum bapak JPS, Niko J Pello mengatakan bahwa dirinya adalah salah satu pelaku sejarah terbentuknya kelompok kaum bapak. Awalnya adalah kami membentuk kelompok vokal grup yang menyanyi setiap hari minggu di gereja Pniel Sikumana kemudian mulai berkembang dan akhirnya Sinode GMIT mulai mengadopsinya hingga sekarang. 


"Saya mau katakan bahwa asal mula terbentuknya kaum bapak bermula dari kami membentuk vokal grup di gereja Pniel, akhirnya mulai berkembang dengan pesat dan perkembangan itu lebih terlihat di gereja Ebenezer Oeba. Akhirnya Sinode GMIT mulai mengadopsinya dan terbentuklah kelompok kaum bapak GMIT," Ungkap Niko Pello. 


Untuk diketahui bahwa ibadah gabungan kaum bapak JPS dipimpin oleh Pdt. Selfiana Aome - Bule Logo, S.Th dan turut hadir juga Pdt. Nahum D. E Bilaut.,S.Si Teol. 


Usai kebaktian Pdt Selfiana menyatakan bahwa proses pembentukan kelompok kaum bapak dari lingkungan satu sampai dengan lingkungan sembilan tidaklah mudah. Melalui pergumulan yang panjang dan membutuhkan waktu yang tidak singkat. Maka perlu harus kita jaga dan rawat bersama. 


"Saya mau bilang bahwa terbentuknya kelompok kaum bapak JPS ini tidak gampang. Penuh dengan pergumulan panjang, perjuangan yang melelahkan, serta waktu yang sangat panjang. Untuk itu mari kita jaga dan rawat dengan sebaik - baiknya agar kelompok kaum bapak ini tetap eksis sampai selama - lamanya," Pesan Pdt. Selfiana menutup pernyataannya. @Oscar/Elbes