![]() |
ROTE NDAO, TBN – Terungkap fakta masyarakat Dusun Danolon Desa Mukekuku Kecamatan Rote Timur Kabupaten Rote Ndao beberkan praktik Pungli (Pungutan Liar) yang terindikasi dilakukan oleh Kepala Desa Mukekuku inisial DS.
Pungutan liar itu berkaitan dengan uang ganti rugi petani rumput laut (Montara) yang melibatkan sekitar dua ratus lebih orang penerima.
Penelusuran mmedia ini ebanyak tujuh warga Dusun Danolon yakni, Lanjua Sabang, Jakob Poko, Yanor Doe, Ayub Bullan, Lasarus Tuy, Marthen Mulik dan Filipus Muli, mengungkapkan perbuatan Kepala Desa Mukekuku di seputaran Desa Mukekuku pada Jumat 17 Januari 2025.
Menurut Lanjua Sabang warga yang berdomisili di Dusun Danalon, dirinya merupakan salah satu penerima ganti rugi uang montara,
Beberapa waktu lalu kepala Dusun Danalon yakni DP mendatangi masing-masing penerima uang montara menyampaikan untuk pergi ke kantor Desa dengan membawa dokumen serta uang sejumlah Rp. 250.000 dengan alasan pengurusan biaya admistrasi. Dan itu adalah permintaan dari kepala Desa DS.
Lalu Dirinya pergi ke kantor Desa Mukekuku dengan tidak membawa uang. Akhirnya berkasnya di buang oleh kepala Dusun DP dan di saksikan oleh banyak masyarakat.
"Jadi kepala Dusun minta kami masyarakat penerima uang montara untuk datang ke kantor Desa dengan harus membawa uang sebesar Rp. 250.000 katanya untuk administrasi, namun karena saya tidak punya uang, saya hanya membawa berkas. Namun saat saya menyerahkan berkas dan uangnya tidak ada maka berkas saya di buang," Beber Lanjua Sabang.
Lanjut Lanjua Sabang menceritakan, Karena permintaan kepala Dusun yang katanya ini perintah Pak Kades DS maka terpaksa saya pinjam uang dari tetangga untuk membayar uang permintaan Pak Kades sebesar Rp. 250.000, akhirnya berkas saya di terimah dan di proses.
"Jujur bahwa perbuatan Pak Kades DS melakukan pemerasan dan pungli kepada kami masayarakat petani maka kami memohon dan minta Bapak PJ Bupati dan Aparat Penegak Hukum di Rote Ndao agar segera menindak tegas perbuatan kepala Desa Mukekuku," Pungkas Lanjua Sabang dan diamini oleh teman -temannya. @RM/Tim


