ROTE NDAO, TBO - Dalam rangka Harkamtibmas menjelang tahun baru Kapolres Rote Ndao, AKBP I Nyoman Putra Sandita, S.H., S.I.K., M.H menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama masyarakat bertempat di Aula Kecamatan Rote Tengah, Jumat (30/12) pukul 09.20 WITA.
"Kegiatan tersebut diawali dengan penyampaian isi hati/curhat dari Kepala Desa, Manaleo, dan Rohaniawan," kata Kasubag Humas Polres Rote Ndao, Aiptu Anam Nurcahyo dalam rilisnya via WhatsApp kepada media ini di Kupang.
Penjabat Kepala Desa Lidabesi, Chemsyi Lian menyampaikan kepada Kapolres terkait masalah kenakalan remaja yang terjadi di Desa Lidabesi, yang sampai saat ini masih dalam proses penyidikan di tingkat Polres.
Kemudian terkait permasalahan - permasalahan tanah yang sering terjadi di Desa Lidabesi yang menjadi pemicu terjadinya gangguan Kamtibmas.
Chemsyi meminta kepeda pihak kepolisian agar ada pengawasan terhadap pengelolaan Dana Desa, sehingga penggunaannya betul betul untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi.
"Terkait minuman keras, kami mohon kepada pihak kepolisian untuk melakukan operasi, pada saat kegiatan menyambut tahun baru," pintah Chemsyi.
Berbeda dengan Penjabat Kepala Desa Limakoli, Hermes Killa, Terkait masalah pengrusakan mesin pompa air yang terjadi di Desa Limakoli, yang pelakunya masih dalam Lidik segera di tuntaskan.
Kemudian terkait masalah minuman keras, agar dilakukan sosialisasi kepada masyarakat sehingga bisa meminimalisir terjadinya gangguan Kamtibmas yang dilatarbelakangi karena konsumsi minuman keras yang berlebihan.
Senada juga disampaikan Penjabat Kepala Desa Suebela, Yohanis Lian, menyatakan terkait masalah pencurian hewan ternak yang sering terjadi di Desa Suebela yang dipengaruhi oleh tingkat keimanan seseorang, sehingga dia mengusulkan kepada para pimpinan Gereja untuk membuat absen kehadiran terhadap jemaat yang datang kegiatan ibadah di Gereja.
Ditambah juga oleh Manaleo atau tua adat, Mikael Ndaomanu, meminta agar kegiatan Polisi Masuk Gereja agar ditingkatkan lagi, sehingga bisa meminimalisir terjadinya kasus pelecehan seksual yang sering terjadi di kecamatan Rote Tengah.
"Perlu adanya perubahan pelayanan kepolisian terhadap masyarakat karena Polisi adalah pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Adanya transparansi Plpelayanan, terkait proses penyidikan suatu permasalahan," ungkapnya.
Sementara itu Camat Rote Tengah, Marthen Muskanan mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Rote Ndao yang sudah hadir dalam kegiatan tatap muka bersama masyarakat di Kecamatan Rote Tengah.
Dikatakan Marthen, sinergitas antara stakeholder di Kecamatan Rote Tengah sangat diperlukan dalam penyelesaian permasalahan - permasalahan yang terjadi di wilayah Kecamatan Rote Tengah.
Dalam kesempatan itu salah satu Rohaniawan, Pendeta Linda Yunita Manu - Manafe.,S.Th yang kebetulan hadir menyatakan, Persoalan - persoalan yang terjadi di lingkungan masyarakat juga di pengaruhi oleh masalah iman seseorang.
"Terkait penyebab terjadinya kecelakaan lalulintas disebabkan oleh hewan ternak yang tidak dikandangkan," ujarnya.
Dia juga mengucapkan terimakasih atas sinergitas antara TNI -Polri yang sudah bahu membahu meringankan pekerjaan pembangunan Gereja yang berada di wilayah Kecamatan Rote Tengah.
Menanggapi usul saran curhatan dari kepala Desa, Manaleo dan Rohaniawan, Kapolres Rote Ndao menyampaikan arahan secara garis besar
Kapolres Rote Ndao juga mengucapkan terimakasih kepada semua stakeholder lingkup Kecamatan Rote Tengah yang sudah saling mendukung dalam menyukseskan program pemerintah maupun penyelesaian permasalahan permasalahan yang terjadi di masyarakat.
Lebih lanjut dikatakan Kapolres, Masalah kenakalan remaja, apabila masih tergolong biasa, bisa dilakukan Restorasi Justice (RJ) untuk penyelesaian masalah, namun kalau perbuatannya menimbulkan korban fisik maupun menimbulkan korban materiil, maka dengan sendirinya akan dilakukan proses hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku
"Saya akan meningkatkan kembali program Polisi Masuk Gereja (PMG), untuk memberikan sosialisasi terkait pesan pesan Kamtibmas dalam rangka meminimalisir terjadinya gangguan Kamtibmas yang sering terjadi seperti kasus KDRT maupun Kasus Pelecehan Seksual (KPS)," ujar Kapolres.
Kapolres I Nyoman Putra Sandita juga menyampaikan secara umum terkait mekanisme proses penyidikan yang dilakukan oleh penyidik kepolisian Polres Rote Ndao.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Rote Tengah, Kapolsek Rote Tengah, Yang mewakili Danramil 1627-01 Baa, Para Kepala Desa, Maneleo, Rohaniawan, Babinsa, Personil Polsek Rote Tengah dan Staf Kecamatan Rote Tengah.
Dalam kegiatan tersebut Camat Rote Tengah memakaikan Topi Tiilangga dan kain adat kepada Kapolres Rote Ndao sebagai ucapan terimakasih.
Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pembagian bingkisan Natal dari Kapolres Rote Ndao kepada para peserta yang hadir dalam kegiatan Jumat Curhat tersebut. @Oscar



